Belajar untuk bergerak

AkademiEkologi.

Ruang belajar bagi orang muda untuk membaca krisis sosial ekologis, membangun pengetahuan bersama, dan mengubahnya menjadi gerakan keadilan ekologis.

Kerangka konseptual

Belajar sebagai proses yang bertumbuh.

Setiap tahap membawa peserta dari pengalaman sehari-hari menuju pengetahuan, analisis, dan tindakan bersama.

01
Mengamati dan menceritakan

Menyemai

Peserta mengenali persoalan lingkungan di sekitarnya, lalu menceritakan dampaknya dari pengalaman sehari-hari.

02
Menalar dan mengkaji

Menanam

Pengetahuan dasar menjadi alat untuk mengidentifikasi, mempertanyakan, dan menganalisis akar persoalan ekologis.

03
Menerapkan dan mengajak

Merawat

Peserta mengubah pengetahuan menjadi gerakan di sekolah dan masyarakat, kemudian mengajak orang di sekitarnya.

Kurikulum pendidikan

Empat materi inti.

Materi dipelajari melalui diskusi terarah, pembacaan konteks lokal, dan refleksi bersama.

01 / Materi

Permasalahan lingkungan di DIY

Membaca persoalan di masing-masing kawasan, dampaknya terhadap makhluk hidup, dan faktor yang melatarbelakanginya.

Hasil belajar Mampu menjelaskan masalah, dampak, dan faktor penyebab kerusakan di sekitar.
02 / Materi

Pengantar ekologi

Mengenali definisi dan konsep penting ekologi, termasuk daya dukung serta daya tampung lingkungan.

Hasil belajar Memahami konsep dasar ekologi dan batas kemampuan lingkungan menopang kehidupan.
03 / Materi

Keadilan antar generasi

Mempelajari lahirnya gagasan keadilan antar generasi, konsepnya, dan penerapannya di Indonesia.

Hasil belajar Memahami hak orang muda sebagai pewaris kehidupan dan sumber daya di masa depan.
04 / Materi

Krisis iklim

Menelusuri proses terjadinya krisis iklim, faktor penyebab, dan dampaknya bagi kehidupan serta generasi mendatang.

Hasil belajar Mampu menjelaskan hubungan antara penyebab, proses, dan dampak krisis iklim.
Nilai pembelajaran

Ruang aman, setara, dan berpihak.

Proses belajar tidak hanya menyampaikan materi. Cara peserta bertemu, berdiskusi, dan bergerak juga dibangun dari nilai yang sama.

  1. 01
    Hak asasi manusia

    Kesadaran, sikap, dan tindakan belajar menghormati hak setiap manusia.

  2. 02
    Demokratis

    Orang muda terlibat aktif dan ditempatkan setara sebagai subjek pembelajaran.

  3. 03
    Keadilan gender

    Setiap peserta memperoleh ruang aman tanpa pembedaan identitas dan status sosial.

  4. 04
    Keadilan ekologis

    Keragaman cara warga mengelola alam diakui dan akses atas sumber daya diperjuangkan.

  5. 05
    Persaudaraan sosial

    Kebersamaan dan solidaritas menjadi dasar kerja sosial antarsesama orang muda.

WALHI Goes to School

Berangkat dari sekolah, terhubung dengan kawasan.

Kurikulum bersifat adaptif. Pokok pembelajaran tetap sama, sementara pelaksanaannya disesuaikan dengan persoalan, kebutuhan, dan sumber daya di setiap kawasan.

Kultur orang muda Platform berbasis sekolah Gerakan sosial dan karya
  1. 1Identifikasi dan asesmen kebutuhan sekolah.
  2. 2Klasifikasi konteks berdasarkan lima kawasan advokasi.
  3. 3Penyusunan pembelajaran sesuai kebutuhan dan sumber daya kawasan.
  4. 4Kesepakatan bersama sekolah dan organisasi siswa yang relevan.
  5. 5Rencana tindak lanjut agar pengetahuan tumbuh menjadi gerakan.